Perpustakaan STIKep PPNI Jawa Barat
Institute of Nursing Science PPNI West Java
Select Language
Simple Search

Advanced Search
Title :
Author(s) :
  • SEARCHING...

Subject(s) :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :
GMD : Collection Type : Location :
License

This Software is Released Under GNU GPL License Version 3.

Award

The Winner in the Category of OSS Indonesia ICT Award 2009

Validated

Valid XHTML 1.0 Transitional
Valid CSS

RECORD DETAIL
Back To Previous  
Title Hubungan Kecemasan Remaja dengan Kejadian Dismenorea pada Siswi SMP X Bandung
Edition
Call Number (05) 610.5 FAK j
ISBN/ISSN 2338-7246
Author(s) Supriatin, Eva - Personal Name
Subject(s) remaja
Kecemasan
Dismenorea
Classification (05) 610.5 FAK j
Series Title Jurnal Keperawatan BSI, Vol. 2, No. 1 2014
GMD Jurnal
Language Indonesia
Publisher Fakultas Ilmu Keperawatan BSI
Publishing Year 2014
Publishing Place Bandung
Collation Hlm. 12-16
Abstract/Notes Faktor yang mempengaruhi kejadian dismenorea pada remaja salah satunya adalah kecemasan. Remaja yang mengalami kecemasan akan meningkatkan sintesis prostaglandin sehingga terjadi dismenorea. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan desain cross sectional yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran hubungan kecemasan remaja dengan kejadian dismenorea pada siswi SMP X Bandung. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi SMP X Bandung kelas 7, 8 dan 9 yang sudah mengalami menstruasi yang berjumlah 122 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 55 orang dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Analisa hubungan variabel dilakukan melalui uji statistik yaitu uji kolmogorov Smirnov. Hasil penelitian di SMP X Bandung menunjukan P-value = 0,016 (≤0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan remaja dengan kejadian dismenorea pada siswi. Diharapkan pihak sekolah dapat mengoptimalkan bimbingan dan konseling untuk mengatasi kecemasan.
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous